Apakah Menggunakan Disinfektan Aman untuk Kabin Mobil?

Christovel Ramot · 04 Mar 2022
<p>Penyebaran Covid-19 begitu masif di dunia, tidak terkecuali Indonesia yang juga terkena imbasnya. Demi menekan angka penyebaran virus, berbagai macam cara pun dilakukan. Tidak terkecuali menyemprotkan cairan disinfektan di berbagai sudut jalan maupun di tempat umum. Tak ketinggalan, masyarakat juga melakukan hal yang sama terhadap seisi rumah maupun kendaraan yang mereka miliki seperti mobil.&nbsp;</p> <p>Menyemprotkan cairan disinfektan pada mobil dianggap dapat mematikan virus dan bakteri yang menempel di kabin mobil. Mengingat, mobil sendiri merupakan sarana atau kendaraan yang sering melakukan perjalanan. Apalagi Jika mobil tersebut digunakan untuk aktivitas turun naik penumpang. Namun, apakah ini aman untuk kesehatan Anda? Dan akankah berpengaruh buruk pada kabin mobil Anda?&nbsp;</p> <p>Perlu diketahui bahwa tidak semua cairan disinfektan aman untuk disemprotkan ke kabin mobil Anda. Hal ini dikarenakan bahwa tidak semua baik untuk pengendara dan cairan tersebut tidak banyak yang melalui uji kelayakan untuk kendaraan, jadi bisa berpotensi merusak interior kendaraan.&nbsp;</p> <p>Penggunaan disinfektan sendiri sebenarnya tidak disarankan untuk kendaraan roda empat baik di bagian eksterior dan interior kendaraan. Ini dikarenakan bahwa segala cairan yang menempel di bodi mobil nantinya akan menimbulkan bercak jamur. Seperti halnya menyemprotkan air biasa ke bodi mobil, apabila tidak dilap kering maka akan menimbulkan bercak. Nah ini lah mengapa jika menyemprotkan disinfektan tidak disarankan, apalagi sifat disinfektan sendiri korosif terhadap bahan metal.&nbsp;</p> <p>Lantas, dengan apa kita bisa tetap merawat dan membersihkan mobil dari serangan virus dan bakteri? Tentu saja Anda harus mengetahui terlebih dahulu bahan dasar yang ada pada disinfektan tersebut. Bahan dasar yang baik untuk kendaraan pun tentu yang berasal dari air atau water base. Dengan menggunakan jenis bahan ini juga dapat menyeimbangkan kelembaban di ruangan kabin mobil.</p> <p>Namun, apabila Anda hanya bisa menggunakan disinfektan biasa, tidak menjadi masalah dan masih aman. Perlu diingat jangan sampai keseringan menyemprotkan cairan disinfektan di dalam mobil. Karena jika dipakai terus menerus nantinya akan kering. Anda bisa melakukannya dalam kurun waktu 15-30 menit.</p> <p>Tidak hanya tubuh yang harus diperhatikan, kondisi mobil baik bagian dalam maupun luar tetap harus dicek secara berkala demi berkendara aman dan nyaman sehingga terhindar dari virus penyebab penyakit.&nbsp;</p> <p></p> <p></p> <p><strong>Penulis: Amalia Trias Pertiwi</strong></p> <p><strong>Gambar: Freepik</strong></p>